Tampilkan postingan dengan label Misteri Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri Sejarah. Tampilkan semua postingan

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal


teriak WOW - Bibi Ka Maqbara adalah bangunan yang mirip sekali dengan Taj Mahal ini terletak di Aurangabad, Maharashtra, Dataran Tinggi Dekan. Ia dibuat pada era yang sama, berdasar gagasan penguasa dari dinasti yang sama, dan dengan arsitektur yang nyaris serupa dengan Taj Mahal.

Bagian dalamnya juga difungsikan sebagai kuburan istri seorang raja. Kalau Taj Mahal dipersembahkan oleh Shah Jahan, raja Dinasti Mughal kepada istri kesayangannya Mumtaz Mahal, maka Bibi Ka Maqbara dibuat oleh cucunya, Pangeran Azam Shah untuk mendiang ibunya, Ratu Dilras Banu.

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Sekilas pandang, siapapun pasti mengira kalau Bibi Ka Maqbara yang disebut-sebut sebagai Taj-nya Dekan ini adalah Taj Mahal. Hanya saja jika diperhatikan lagi bangunan putih tersebut tampak tak secemerlang Taj Mahal. Kubah utamanya pun lebih kecil.

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Azam Shah memang berniat untuk membuat bangunan yang mampu menandingi kemegahan Taj Mahal. Sayangnya ia tak mempunyai kekayaan sebesar leluhurnya itu. Karena itulah ia tak bisa membuat bangunan dengan bahan-bahan nomor satu. Dan bangunan ini ikut menjadi saksi lunturnya kejayaan Dinasti Mughal, sementara Taj Mahal justru menjadi penanda masa keemasannya.

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Tak seperti Taj Mahal yang hampir keseluruhan bangunannya dibuat dari pualam berkualitas, hanya kubah utama Bibi Ka Maqbara saja yang terbuat dari pualam. Sekarang ini kondisinya pun tak terlalu terawat, dipenuhi lumut yang mengurangi kecantikannya.

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara, Kembaran Taj Mahal yang tak Secemerlang Taj Mahal

Walaupun kemasyhurannya tak setara Taj Mahal, tetapi Bibi Ka Maqbara pun menjadi objek wisata terkenal di India.


source: merdeka.com

Wow Ngeri!! Inilah Misteri 4 Penampakan Hantu Noni Belanda



teriak WOW - Cerita tentang gedung kuno yang angker selalu terjadi di mana saja. Tidak hanya perkotaan, di pedesaan cerita angkernya gedung-gedung kuno juga menjadi buah bibir yang terus bergulir.

Salah satu cerita hantu yang paling populer dari sebuah gedung kuno adalah penampakan hantu Noni Belanda. Penampakan wanita belanda dengan gaun putihnya menjadi salah satu cerita mistis yang paling kesohor di gedung tua peninggalan penjajah itu.

Lalu gedung-gedung mana saja yang kerap terjadi penampakan hantu Noni Belanda? berikut ceritanya:


1. Lawang Sewu dan kisah pembunuhan 20 Noni Belanda


Lawang Sewu, gedung tua yang berada di pusat Kota Semarang ini sebelum zaman penjajahan Jepang adalah kantor perkereta-apian yang dikelola pemerintah kolonial Belanda. Cerita misteri, munculnya arwah Noni Belanda ini berawal ketika tentara Jepang masuk menyerbu gedung, dan menjadikannya sebagai salah satu basis peristirahatan tentara Jepang.

Kala itu, terjadi pemerkosaan tentara Jepang terhadap sekitar 20 noni Belanda. Kabarnya semua noni ini terdiri dari 10 noni perawan dan 10 sudah nikah. Setelah puas menyalurkan hasratnya, para tentara Jepang memenggal kepala 20 noni tersebut. Dari situ, mistis sering munculnya noni di sekitar Lawang Sewu berawal.

Kemunculan arwah noni Belanda ini salah satunya dialami oleh Toha (46) warga Kampung Prembaen, Semarang Tengah, Kota Semarang. Toha yang mempunyai hobi memancing di sungai sekitar Lawang Sewu ini sering melihat penampakan sosok noni Belanda. Dengan rambut panjang terurai dan berbusana long dress warna putih, mondar-mandir di sekitar Lawang Sewu.

"Dia tidak mengganggu hanya menampakkan diri. Mondar-mandir dengan parasnya yang cantik namun penuh dengan darah di mukanya menebar senyum. Menakutkan memang, tetapi mau bagaimana lagi," tutur Toha kepada merdeka.com, Minggu (13/10) lalu.

Loji era Belanda tersebut lebih dikenal dengan istilah Lawang Sewu atau pintu seribu, karena ribuan pintu dan jendela tersebar di mana-mana. Sebagai gambaran, lantai dua di bagian belakang gedung memiliki sekitar 20 ruangan berjajar yang masing-masing memiliki sebanyak 6 pintu. Jika lawang bisa diartikan sebagai pintu atau pintu menyerupai jendela, maka diyakini Lawang Sewu memiliki 1000 pintu.

Namun uniknya, dari berbagai pengalaman para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang mengunjunginya, saat menghitung jumlah pintu selalu tidak akan menemukan jumlah sampai 1000 pintu atau 1000 lawang. Hingga kini, rahasia ini diyakini sebagai mitos jika satu pintunya merupakan pintu mistis, jalan masuk arwah para penunggu gedung Lawang Sewu tersebut.


2. Hantu Noni Belanda sering nongol di Gedung Juang Bekasi


Gedung kuno lainnya yang sering terjadi penampakan hantu Noni belanda adalah Gedung Juang 45 di Tambun Selatan, Bekasi. Gedung Juang di bekasi ini juga salah saksi bisu perebutan kemerdekaan.

Gedung Juang sendiri dikenal sebagai rumah bagi ribuan kelelawar. Namun di balik kelelawar itu, Gedung yang menjadi Cagar budaya ini juga banyak menyimpan cerita mistis, salah satunya Noni Belanda.

Konon, penampakan hantu berwujud perempuan mengenakan baju putih khas Belanda sering muncul di Gedung ini. Meski baju putih, tetapi nampak kotor dan lusuh. Wajahnya terlihat pucat, rambut ikal panjang dan memakai topi.

Hantu Noni Belanda tersebut biasanya dilihat orang-orang yang lewat. Dikatakan bahkan saat itu hantu noni Belanda tersebut suka berdiri di trotoar Jalan Diponegoro.


3. Hantu Noni Belanda penguasa Pulau Danau Gunting Kebun Raya


Pulau ini tidak terlalu besar. Tetapi sering dijadikan tempat tinggal Burung Bangau putih dan burung-burung lainnya di Kebun Raya Bogor. Letaknya tepat berada di belakang Istana Bogor.

Di danau buatan ini terdapat pulau kecil. Jika di lihat dari atas, danau buatan dan pulaunya ini menyerupai bentuk gunting, makanya disebut pulau danau gunting.

Namun siapa menduga pulau kecil itu sering nampak perempuan Belanda. Boim, penjaga kebersihan di Kebun Raya, mengatakan pernah melihat perempuan tersebut berdiri di tengah pulau. "Perempuannya pakai baju kaya orang Belanda," ujarnya.

Boim menceritakan, pernah suatu kali danau gunting ingin dibersihkan dan dikeruk. Namun niat ini terkendala, karena ekskavator yang digunakan rusak saat ingin mendalamkan kolam.

"Lengan ekskavator-nya patah waktu kerja, akhirnya mereka ke dukun, soalnya itu gak wajar," ungkap Boim.

Namun usaha itu sia-sia, karena sang dukun tidak mampu melakukan pengusiran terhadap hantu noni Belanda yang berada di tengah kolam gunting. "Katanya program pengerukan itu dihentikan," katanya.


4. Penampakan Noni Belanda di ruang tes CPNS Banten bikin heboh


Sebuah penampakan yang diduga makhluk halus terekam kamera CCTV di ruangan tes CPNS Provinsi Banten yang dilakukan di Pendopo Lama Gubernur Banten. Penampakan sesosok wanita yang diduga Noni Belanda terekam CCTV pada Minggu (9/11) kemarin sekitar pukul 21.00 WIB.

Penampakan tersebut awalnya diketahui oleh salah satu staf BKD Provinsi Banten yang tengah melakukan persiapan di ruang yang akan digunakan untuk tes CPNS. Sesosok penampakan tersebut terekam di monitor CCTV pada ruangan tengah pendopo yang merupakan gedung peninggalan zaman Belanda.

"Semalam jam sembilan, saya lagi benerin kabel monitor. Selewat saja kaya Noni Belanda gitu, di monitor ruang tengah. Mungkin itu perasaan saya saja karena kecapekan," ujar Budi salah satu Staf BKD provinsi Banten.

Budi mengungkapkan penampakan tersebut terlihat hanya selewat di monitor CCTV pada ruang tengah yang merupakan ruang tes para CPNS. "Jangan dibahas lagi, nanti malam saya masih kerja di sini," katanya.

Akibat informasi ini, banyak orang yang ingin melihat rekaman CCTV itu. Namun karena saat ini masih berlangsung tes CPNS, rekaman CCTV tidak bisa diputar.

Untuk diketahui hari ini tes CPNS dilakukan di provinsi Banten. Sebanyak 3.627 orang melanjutkan tes untuk diterima jadi pegawai di lingkungan Pemprov Banten.


source: merdeka.com

Wow!! Sejarah Mengerikan di Hellfire Pass Memorial Museum Thailand

Wow!! Sejarah Mengerikan di Hellfire Pass Memorial Museum Thailand


teriak WOW - Selama Perang Dunia ke II, di Hellfire Pass Thailand terjadi perbudakan, kelaparan, penyiksaan, dan hilangnya ribuan nyawa tawanan perang dan warga sipil Asia, ketika Jepang memaksa mereka untuk membangun Death Railway (Rel Maut) untuk meningkatkan invasi ke Myanmar.

Kini, Hellfire Pass Memorial Museum menjadi salah satu dari lima museum top di Asia menurut TripAdvisor. Pengunjung bisa berbagi penderitaan dan kenangan tentang kekejaman PD II, dan belajar dari korban yang selamat tentang kejadian waktu itu dan mengapa kejadian itu bisa menimpa mereka.

Wow!! Sejarah Mengerikan di Hellfire Pass Memorial Museum Thailand

Disebut museum terbaik di Thailand, Hellfire Pass berada di kota Kanchanaburi (sekitar 75 km di sebelah barat Bangkok, dekat perbatasan Thailand dan Myanmar. Di museum ini, masyarakat Thailand kerap mengadakan upacara untuk memperingati pemboman sekutu di wilayah tersebut yang dimulai pada 28 November 1944. Acara tahunan ini dilaksanakan mulai tanggal 28 November sampai 7 Desember.

Acara tersebut meliputi pertunjukan budaya serta pertunjukan yang menggambarkan sejarah Death Railway. Seperti dikutip merdeka.com dari CNN (6/11), lebih dari 16.000 budak Inggris, Belanda, Australia dan Amerika, tewas di situs ini. Juga, ada lebih dari 90.000 orang Asia yang meninggal karena kelaparan dan penyakit selama kerja paksa, berdasarkan data United Kingdom's Forces War Records. 

Pada bulan Agustus 1942, Perdana Menteri Thailand Field Marshal Phibun Songkhram menandatangani perjanjian dengan Jepang untuk mengizinkan pembangunan rel menuju Myanmar.

Kemudian pada Oktober 1943, Jepang mulai mengangkut pasukan dan perlengkapan mereka untuk menyelesaikan rel itu. Pembangunan dikerjakan sepenuhnya oleh lebih dari 60.000 tawanan perang Jepang: 30.000 orang Inggris, 18.000 orang Belanda, 13.000 orang Australia dan 700 orang Amerika.

Wow!! Sejarah Mengerikan di Hellfire Pass Memorial Museum Thailand

Sebagian besar tawanan Inggris ditangkap ketika mereka menyerah di Singapura pada bulan Februari 1942, sementara tawanan perang lainnya ditangkap di Malaysia, dan Belanda - saat Jepang menguasai Indonesia.

Sekitar seperlima dari tawanan meninggal karena penyakit yang tak bisa diobati dan kelaparan. Selama pembangunan rel berlangsung, mereka bahkan hanya diberi makan bubur encer dan kerap menerima hukuman sadis. Tak cuma itu, tentara Jepang juga tak segan untuk mengeksekusi para pekerja.

Karena Jepang ingin buru-buru menggunakan rel itu, Jepang mempekerjakan paksa 180.000 orang India, Melayu, China Singapura, Tamil dan warga Asia lainnya untuk bekerja di lokasi tersebut. Dan ketika sekutu mulai membom jalur kereta ini pada bulan November 1944 dan 1945, tentara Jepang membunuh beberapa tawanan perang yang bekerja di sana.

Pemboman yang dilakukan lewat udara selama tahun 1945 berhasil menghancurkan hampir setiap jembatan rel kereta api di seluruh Thailand. Beberapa rel kereta api di dekat Kanchanaburi selamat dari perang, meski akhirnya Hellfire Pass hilang ditelan kerimbunan hutan. Situs ini ditemukan kembali oleh beberapa tawanan perang dari Australia, yang berhasil selamat dari kekejaman Jepang. Setelah menemukan Hellfire Pass, mereka pun mulai berkampanye untuk mengubahnya menjadi tugu peringatan.


source: merdeka.com

iklan

 

Copyright © teriak WOW. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com